TINELO.ID, POHUWATO – Usaha Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga untuk membantu masyarakat nelayan yang masuk keluar melewati muara lemito telah menuai hasil yang memuaskan.
Meski belum sepenuhnya dibersihkan, akan tetapi sudah ada perahu nelayan yang sudah bisa masuk keluar muara tersebut.
Diketahui, muara lemito yang merupakan pintu masuk dan keluar perahu nelayan untuk pergi melaut menjadi alternatif utama. Disisi lain muara tersebut menjadi tempat berlindungnya perahu nelayan dari hantaman ombak.
Walhasil, perjuangan dari orang nomor satu di Pohuwato itu telah menuai hasil yang menggembirakan, di mana saat ini telah dilakukan pengerukan sedimentasi oleh alat berat melalui perjuangan ke Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo.
Pengerukan yang telah berjalan dua hari turut dipantau langsung Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga bersama Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo, Parlinggoman Simanungkalit,S.T,MPSDA dan jajarannya, Jum’at, (26/5/2023).
Bupati Saipul yang didampingi Asisten Perekonomian dan juga Plt. Kadis PU, Fitriani Lasantu dan Kabag Pembangunan, Risdiyanto Mokodompit dan Camat Lemito, Herman Harun menyampaikan terima kasih dan syukur Alhamdulillah kepada balai sungai terutama Kepala BWSS II Gorontalo.
Di mana usaha yang dilakukan telah menuai hasil dengan bantuan pengerukan sedimen yang menjadi keluhan masyarakat nelayan itu sendiri. Meski demikian, tentu masih terus dilakukan usaha lainnya agar pengerukan lebih dalam lagi sehingga bukan saja perahu yang bisa masuk ke muara melainkan kapal-kapal ikan pun bisa masuk.
Bupati Saipul juga mengakui bahwa pendangkalan di muara lemito Desa Lemito Kecamatan Lemito sudah lama. Bahkan pada tahun kemarin pendangkalan ini sempat ditinjau dan terus dilakukan pendekatan ke BWSS yang Alhamdulillah saat ini telah dilakukan pembersihan.
“Terima kasih banyak Kepala BWSS, semoga kedepan perhatian lebih untuk muara lemito tetap menjadi perhatian terutama lanjutan untuk pengerukan dan bangunan yang bisa menahan abrasi”,harap Bupati Saipul.



