TINELO.ID, POHUWATO – Tokoh Masyarakat Pohuwato, Yusuf Mbuinga merespon penandatanganan perjanjian kerjasama antara Aston Manado Hotel dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato yang berlangsung di Hotel Aston Manado, Sulawesi Utara, Senin, (24/1/2022).
Tokoh masyarakat yang sangat penomenal di daerah yang sering dijuluki bumi panua itu mempertanyakan terkait apa yang menjadi urgensi kerja sama Pemda Pohuwato dengan pihak Hotel Aston Manado terhadap kesejahteraan masyarakat pohuwato.
“Pemda pohuwato terkesan elitis dan tdk peka terhadap urgensi persoalan daerah. Buktinya pinjaman dana PEN hanya menjadikan Pohuwato berutang,” cetus pengacara kondang Pohuwato itu, Senin (24/01/2021) via chatingan WhatsApp.
Lebih lanjut, masih menurut tokoh masyarakat yang biasa disapa YM tesebut merasa miris selang satu tahun Pemerintahan SMS hanya habis di pencitraan.
“Miris kinerja satu tahun pemerintahan SMS hanya habis di pencitraan belaka, harusnya Pemda fokus pada pemulihan ekonomi rakyat akibat Pandemi Covid-19 dan dampak investasi bodong yang melanda daerah kita saat ini,” ungkapnya.
Olehnya Yusuf Mbuinga mendesak kepada Bupati untuk segera membatalkan MoU bersama Aston Manado Hotel karena kebijakan bukan hal yang pundamental untuk menjawab persoalan daerah hari ini.
“Kami juga menyarankan kepada DPRD agar mempertanyakan kaitan kebijakan MoU tersebut, kalau dianggap penting maka gunakan hak angket,” pintanya.
Terakhir, dari ulasan diatas tokoh masyarakat yang dikenal sosial itu menyarankan kepada Bupati untuk berhati-hati dalam mengambil sebuah kebijakan.
“Warning saya kepada Pak Bupati untuk berhati-hati terhadap orang-orang tertentu yang sengaja mendorong membuat sebuah kebijakan, tanpa disadari pada akhirnya akan berujung pada persoalan hukum,” tandasnya.



