TINELO.ID, POHUWATO – Berbagai bantuan untuk masyarakat diserahkan dalam kegiatan Gerbang Pohuwato SIAAP (GPS) di Kecamatan Paguat yang berlangsung di halaman UPTD Puskesmas Paguat, Rabu (21/10/2026).
Bantuan tersebut mencakup bidang pendidikan, keagamaan, perumahan, hingga perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Penyerahan secara simbolis bantuan dilakukan oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, bersama Sekretaris Daerah, Iskandar Datau, perwakilan BPJS Kesehatan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Ketua Baznas Pohuwato, BPS Pohuwato.
Adapun bantuan dari Baznas Pohuwato meliputi penyerahan bantuan Hari Santri Nasional sebesar Rp2.500.000 kepada Zul Fahrul Kaune. Selanjutnya, bantuan biaya pendidikan akhir studi bagi tiga orang penerima dengan total Rp4.500.000 yang diterima oleh Daud Tuna.
Baznas Pohuwato juga menyerahkan bantuan rehabilitasi rumah di dua desa dengan total anggaran Rp10.000.000 kepada Nisa Husain. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hunian yang lebih layak.
Sementara itu, Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tiga orang penerima melalui program beasiswa Siap Kuliah berupa bantuan beasiswa prestasi kepada mahasiswa dengan capaian IPK 3,87 serta beasiswa akhir studi kepada penerima dengan capaian IPK 4,00.
Dukungan terhadap masyarakat juga diberikan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) bersama BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan berupa santunan Jaminan Kematian (JKM) masing-masing sebesar Rp42.000.000 diserahkan kepada ahli waris almarhumah Sri Yulanda Otoluwa yang diterima oleh Sarjon Pakaya, serta ahli waris almarhum Husain Dalangko yang diterima oleh Sri Kilan Rajak.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah daerah bersama berbagai pihak mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan keikhlasan dalam membantu warga.
“Bantuan ini belum seberapa, tetapi inilah bentuk keikhlasan kami. Insyaallah, ke depan akan semakin banyak jenis bantuan yang dapat diterima masyarakat,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan anggaran dan kemampuan fiskal. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen pemerintah untuk terus berupaya memberikan pelayanan serta membantu masyarakat sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah.
Lebih lanjut, Iwan menegaskan bahwa dirinya bersama Bupati Pohuwato tetap berkomitmen mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat melalui Gerakan Membangun Pohuwato.
Menurutnya, pemerintah daerah terus mendorong seluruh camat, kepala desa, dan kepala perangkat daerah agar aktif memantau kondisi masyarakat serta mengidentifikasi berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan penanganan pemerintah.
“Kami selalu mendeteksi dan memantau melalui seluruh camat, kepala desa, dan kepala dinas tentang apa yang harus diperbuat oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan persoalan maupun kebutuhan bantuan kepada pemerintah. Warga dapat menghubungi aparat pemerintah terdekat, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga kepala dinas dan Sekretaris Daerah.



