TINELO.ID, POHUWATO – Doa hari ke-40 wafatnya almarhum Toni Mopangga digelar di rumah duka, Desa Buntulia Utara, Kecamatan Buntulia, Rabu (19/11/2025), dan turut dihadiri Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga.
Kehadiran Bupati menjadi bentuk penghormatan atas jasa almarhum yang dikenal sebagai tokoh masyarakat sekaligus mantan pejabat penting di Kabupaten Pohuwato.
Pada peringatan 40 hari ini, keluarga almarhum melaksanakan doa bersama sekaligus prosesi penurunan batu nisan yang akan dipasangkan di atas makam almarhum.
Batu nisan, sebagai penanda abadi sebuah makam, dibawa dari rumah duka menuju pekuburan keluarga.
Seluruh rangkaian proses tersebut diikuti langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga bersama anak dari almarhum.
Diketahui, almarhum Toni Mopangga menghembuskan napas terakhir pada 10 Oktober 2025 lalu. Semasa hidupnya, almarhum merupakan pensiunan ASN dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Pohuwato.
Selain itu, ia juga pernah mengemban sejumlah amanah penting seperti Kalaksa BPBD, Camat Buntulia, Direktur RSUD Bumi Panua, dan berbagai jabatan lain yang menunjukkan dedikasinya sebagai pelayan masyarakat.
Atas pengabdian tersebut, Bupati Saipul menyampaikan rasa duka cita yang mendalam.
Menurutnya, almarhum adalah figur yang tetap memberikan kontribusi bagi daerah meski telah memasuki masa purnabakti.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa hadir dan berkesempatan untuk menghadiri doa hari ke-40 dari almarhum.
Kami menyampaikan duka mendalam, ikut merasakan apa yang dirasakan oleh pihak keluarga baik itu anak dan istri beliau.
Semoga almarhum beroleh tempat yang layak di sisi Allah SWT,” ungkap Bupati Saipul.
Bupati juga menjelaskan bahwa pada hari-hari awal meninggalnya almarhum hingga pelaksanaan doa sebelumnya, dirinya tidak dapat hadir karena menjalankan agenda yang tidak dapat diwakilkan. Namun ia bersyukur dapat hadir pada peringatan ke-40 hari.
Kepada keluarga, khususnya anak dan istri almarhum, Bupati Saipul menyampaikan harapan agar tetap tabah dan sabar menghadapi ujian tersebut.
“Insyaallah amal baik almarhum dapat diterima dan segala salah serta dosa diampuni oleh Allah.
Kita tetap berdoa, karena doa dari keluarga, terutama dari anak, sangat diharapkan oleh almarhum yang berada di alam barzakh,” tutup Bupati.



